Dua siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) SMPIT Al Uswah Bangil mampu menjadi Trainer dalam progam Siswa Al Uswah Mengabdi (PSAM) 2024
- Senin, 29 Januari 2024
- Administrator
- 2 komentar
Dua siswa berkebutuhan khusus dari SMPIT Al Uswah Bangil telah mengambil peran sebagai trainer dalam kelas inklusi di SDIT Alam Al Uswah Bangil pada hari Senin, 29 Januari 2024. Dalam pelatihan tersebut, mereka memberikan pengajaran mengenai motorik halus melalui kegiatan mengoles selai roti dan membuat sate buah. Lebih dari itu, para siswa ini yang tergabung dalam program Al Uswah Mengabdi juga turut mengajarkan tentang adab makan kepada siswa-siswi kelas inklusi di SDIT Alam Al Uswah Bangil.

Tampak para siswa-siswi kelas inklusi sedang asyik menyimak materi dari kak Bagus, kelas IX Kingdom dan kak Ela, kelas IX Universe (Dok Aprilia)
Program ini dilakukan dengan didampingi oleh dua guru pendamping khusus, yaitu ustadzah Aprilia Koliandari, S.Psi dan ustadzah Tatik Mahmudah, S.Pd.I. Kedua guru pendamping ini sangat berperan dalam membimbing dan mendukung perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus dari SMPIT Al Uswah Bangil. Dalam pelatihan tersebut, terlihat adanya semangat dan kepercayaan diri yang tinggi dari kedua siswa yang menjadi trainer.

Kak Bagus dengan sabar mendampingi siswa yang sedang mengoles selai (dok Aprilia)
Dalam kegiatan mengoles selai roti dan membuat sate buah, para siswa lebih dari sekedar berlatih motorik halus. Mereka juga belajar mengenai kerjasama dalam kelompok, ketelitian dalam setiap gerakan, dan menghargai hasil yang telah mereka capai. Disamping itu, dalam mengajarkan adab makan kepada siswa-siswa di SDIT Alam Al Uswah Bangil, mereka memberikan pelajaran mengenai etika makan yang baik dan benar.

Tampak salah satu siswa dengan bangga menunjukkan hasil pekerjaannya (dok Aprilia)
Ini adalah langkah inovatif dari SMPIT Al Uswah Bangil dalam menciptakan lingkungan inklusi yang berkesinambungan. Dengan melibatkan siswa berkebutuhan khusus sebagai trainer, mereka memiliki kesempatan untuk memberikan pengajaran kepada yang lain, selain itu juga memberikan kesempatan bagi siswa-siswa di SDIT Alam Al Uswah Bangil untuk belajar dan berinteraksi dengan perbedaan. Semoga langkah positif ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya untuk mewujudkan inklusi yang sejati. (alf).
2 Komentar
"Sekolah inklusi perlu bangett untuk anak berkebutuhan khusus yang ingin belajar"
Artikel Terkait
SMAIT Al Uswah Bangil Gelar Penguatan Kompetensi Guru dalam Metodologi Penelitian Karya Ilmiah Siswa Berbasis Riset
Minggu, 01 Februari 2026
SMAIT Al Uswah Bangil Goes to Campus ke FISIP UB dan Fakultas Saintek UIN Malang
Minggu, 01 Februari 2026
Siti Khofifah Al Laili : Hafidzah ke-10 SMAIT Al Uswah Bangil, Bukti Kuatnya Generasi Cinta Al-Qur’an
Jum'at, 10 Oktober 2025
SMAIT Al Uswah Bangil Menjajaki Kampus Top Asia : NUS, Universitas Malaya, dan IIUM
Selasa, 30 September 2025
SMPIT–SMAIT Al Uswah Bangil Lanjutkan International Program: Study Visit ke IISSA dan IIUM, Penyerahan Buku Antarbangsa, hingga City Tour Ikonik.
Minggu, 28 September 2025
“SMPIT–SMAIT Al Uswah Bangil Awali International Program: Dari Negeri Singa ke Negeri Jiran”
Sabtu, 27 September 2025
"SMPIT-SMAIT Al Uswah Bangil Go Internasional, Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Beri Restu dan Motivasi!"
Sabtu, 20 September 2025
Selamat dan Sukses, SMPIT Al Uswah Bangil Raih Lisensi dengan Kategori Sangat Baik dari BLSIT Indonesia
Jum'at, 28 Februari 2025